Langsung ke konten utama
Data & Analitik

Dashboard eksekutif yang benar-benar dipakai

Banyak dashboard dibuat dengan semangat, lalu jarang dibuka. Penyebabnya biasanya sama: terlalu banyak angka, terlalu sedikit jawaban. Dashboard eksekutif yang dipakai dirancang dari pertanyaan, bukan dari data yang kebetulan tersedia.

Ditulis oleh Tim Mehuli

Ilustrasi data berantakan yang dirapikan menjadi baris tervalidasi

01Mulai dari pertanyaan pimpinan

Tanyakan keputusan apa yang perlu diambil setiap minggu atau bulan, lalu tentukan angka yang membantu keputusan itu. Angka yang tidak menjawab pertanyaan apa pun sebaiknya tidak ditampilkan di halaman utama.

02Tampilkan sedikit, tetapi lengkap konteksnya

Setiap angka perlu pembanding: target, periode sebelumnya, atau rata-rata. Angka "1.240" tanpa pembanding tidak mengatakan apa-apa.

03Data yang dipercaya lebih dulu

Dashboard hanya sebaik data di belakangnya. Bila pimpinan pernah menemukan angka yang salah, mereka berhenti memakainya. Rapikan dan validasi datanya sebelum membangun tampilannya.

04Satu definisi untuk satu angka

Pastikan semua tim memakai definisi yang sama untuk setiap angka. Tuliskan definisinya langsung di dashboard supaya tidak ada salah tafsir.

05Perbarui secara teratur

Tetapkan jadwal pembaruan dan tunjukkan kapan data terakhir diperbarui. Kepastian ini membuat orang percaya bahwa yang mereka lihat masih berlaku.

Konsultasi gratis

Ada tantangan serupa di perusahaan Anda?

Ceritakan kepada kami. Konsultasi pertama gratis.