Lima tanda data pelanggan Anda perlu dibersihkan
Data yang berantakan jarang terlihat sampai ia merugikan: email yang terpental, laporan yang tidak cocok, dan peluang yang terlewat. Berikut lima tandanya, dan apa yang bisa Anda lakukan.
Ditulis oleh Tim Mehuli
01Satu pelanggan, banyak catatan
Pelanggan yang sama tercatat dengan kode, ejaan nama, atau alamat yang berbeda. Akibatnya jumlah pelanggan terlihat lebih besar dari kenyataan, dan satu orang bisa menerima pesan yang sama berkali-kali.
02Banyak email terpental
Email yang gagal terkirim menandakan alamat sudah tidak berlaku atau salah ketik sejak awal. Selain membuang biaya, hal ini bisa menurunkan reputasi pengirim email Anda, sehingga email yang benar pun lebih sering masuk folder spam.
03Format yang tidak seragam
Spesialisasi, kota, atau kategori ditulis dengan cara yang berbeda-beda, misalnya "Sp.PD", "Penyakit Dalam", dan "Internis" untuk hal yang sama. Data seperti ini sulit dikelompokkan dan dihitung dengan benar.
04Laporan antartim tidak cocok
Tim penjualan dan tim marketing menyebut angka yang berbeda untuk hal yang sama. Biasanya sumbernya bukan rumus yang salah, tetapi data dasar yang tidak sama.
05Tidak ada yang tahu kapan data terakhir diperiksa
Data terus berubah: orang pindah, berganti nomor, atau pensiun. Tanpa pemeriksaan berkala, kualitas data menurun pelan-pelan tanpa terasa.
06Apa langkah pertamanya?
Mulailah dengan penilaian: ukur berapa banyak data yang ganda, tidak lengkap, atau tidak valid. Dari situ prioritas pembersihan bisa ditentukan.
Setelah data dibersihkan, distandarkan, dan divalidasi, jaga kualitasnya lewat audit berkala supaya masalah yang sama tidak kembali.