Menyusun strategi engagement multi-kanal yang konsisten
Email, webinar, media sosial, dan kunjungan langsung bisa saling menguatkan, atau justru saling membingungkan. Kuncinya ada pada pesan yang konsisten dan urutan yang tepat.
Ditulis oleh Tim Mehuli
01Mulai dari audiens, bukan dari kanal
Pahami siapa audiens Anda, kapan mereka punya waktu, dan kanal apa yang mereka pakai. Dokter, misalnya, punya pola waktu yang sangat berbeda dengan pemilik toko.
02Satu pesan inti, banyak bentuk
Tentukan satu pesan utama, lalu sesuaikan bentuknya untuk tiap kanal: ringkas di email, mendalam di webinar, dan personal di kunjungan langsung.
03Atur urutan dan jeda
Kanal bekerja paling baik bila berurutan, misalnya undangan lewat email, webinar, lalu tindak lanjut. Beri jeda yang wajar supaya audiens tidak merasa dibanjiri pesan.
04Hubungkan datanya
Bila setiap kanal mencatat datanya sendiri-sendiri, Anda tidak akan tahu perjalanan utuh satu orang. Satukan data dari semua kanal dalam satu tempat.
05Ukur dan sesuaikan
Bandingkan kinerja tiap kanal secara berkala, lalu geser upaya ke kanal yang paling berhasil untuk tiap segmen audiens.