Merancang event hybrid yang tetap interaktif
Event hybrid sering berakhir dengan dua kelas peserta: yang hadir di lokasi ikut menikmati suasana, sementara yang online hanya menonton siaran. Perancangan yang tepat bisa membuat keduanya sama-sama terlibat.
Ditulis oleh Tim Mehuli
01Rancang untuk peserta online sejak awal
Jangan anggap peserta online sebagai penonton tambahan. Tentukan sejak awal apa yang akan mereka lakukan di setiap sesi: bertanya, memilih jawaban polling, atau berdiskusi di kelompok kecil.
02Satu moderator khusus untuk ruang online
Tunjuk satu orang yang tugasnya hanya memperhatikan peserta online: membacakan pertanyaan mereka, menyapa mereka, dan memastikan suara mereka sampai ke panggung.
03Buat sesi pendek dan beragam
Perhatian di depan layar lebih cepat habis. Pecah materi panjang menjadi sesi yang lebih pendek, lalu selingi dengan tanya jawab, diskusi kelompok, atau jeda networking.
04Beri ruang untuk bertemu
Orang datang ke event juga untuk bertemu orang lain. Sediakan ruang diskusi kelompok dan pertemuan empat mata secara online, bukan hanya kolom obrolan.
05Gunakan data untuk event berikutnya
Catat sesi mana yang paling banyak ditonton, kapan peserta keluar, dan pertanyaan apa yang paling sering muncul. Data ini menjadi bahan untuk merancang event berikutnya dan laporan untuk sponsor.